Minggu, 17 Juni 2012

Aufi & Syauqi, Sebuah Awalan


Oleh : Aufi Scarlet

Chapter-1

“Hidup ini indah…”

“ya.. hidup ini indah sekali…”

Kata itulah yang sedang aku tanamkan dalam alam bawah sadarku, meskipun kenyataannya hidup itu tak semudah itu. Kata-kata indah, kalimat motivasi, ayat-ayat suci sering aku baca, dengar dan resapi. Entah kenapa aku senang sekali membaca rangkaian kata-kata indah.

Ah, sudahlah… bukan itu yang ingin kutulis dalam sebuah awalan ini.

Ini adalah kisahku, kisah seorang anak manusia yang sedang mencari jati diri, makna kehidupan, dan cinta.

Namaku Aufi, aku seorang anak laki-laki asal Sukabumi yang sedang hijrah  ke Bandung untuk menuntut ilmu, walaupun aku juga merasa bersalah, kenapa aku harus “menuntut” ilmu padahal ilmu itu sama sekali tidak bersalah dan aku bukanlah seorang jaksa. hehehe…. #guyonan

Aku adalah mahasiswa tingkat akhir di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Bandung. Sebagai laki-laki, aku adalah orang yang cukup tampan kata orang-orang, entah mereka jujur atau hanya sekedar basa-basi aku tidak terlalu perduli. Aku bercita-cita ingin menjadi inspirator terbaik di dunia, pengusaha tersukses di dunia, dan aku ingin menjadi orang kaya yang bisa keliling dunia. Tapi banyak orang yang menertawakanku dengan cita-citaku itu, dan aku pun tak perduli. Aku sangat percaya kepada diri sendiri bagaimanapun keadaanku sekarang hingga mereka menertawakanku. Bagiku apa kata orang lain itu tidak terlalu penting, tapi kepercayaan terhadap diri sendiri itulah yang penting.

Cita-citaku ingin keliling dunia berawal dari hobiku yang senang jalan-jalan ke tempat yang indah, aku ingin sekali mengunjungi kota-kota terindah yang ada di seluruh dunia, seperti Paris, Roma, Makkah, Madinah, Alexandria, LA, New York, Dubai, Bombay, Madrid, Jogja, Bali, Lombok dan masih banyak lagi. Selain itu aku ingin sekali mengunjungi tempat-tempat bersejarah di seluruh dunia, dan aku ingin sekali mengunjungi tempat-tempat wisata terbaik di seluruh dunia. Bahkan aku punya mimpi, aku akan meminang seorang gadis yang akan menjadi pendampingku kelak di Bukit Cinta (Jabbal Rahmah) tempat bertemunya Adam dan Hawa dalam naungan cinta sejati.

Membayangkannya saja sudah indah, apalagi bisa sampai terwujud, dan aku percaya itu akan terwujud karena aku telah memohon kepada Tuhan untuk itu, dan aku yakin Tuhan itu Maha Menepati janji sehingga Dia pasti akan memenuhi permohonanku karena aku telah berdo’a kepada-Nya, dan Tuhan telah berjanji untuk mengabulkan semua do’a.

“Aku yakin Engkau mendengarkan do’aku ini Tuhan, maka kabulkanlah do’aku ini, karena aku percaya Engkau Maha Menepati janji”

Tapi selain jalan-jalan jalan di dunia nyata, aku juga senang sekali jalan-jalan di dunia maya.
ya.. sekarang adalah era informasi komunikasi, sekarang zamannya internet. Informasi berjalan sangat cepat dengan kemajuan teknologi yang pesat, dan aku adalah salah satu orang yang hobi berjalan-jalan di dunia maya lewat internet. Apalagi dengan maraknya situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Messenger, dan masih banyak yang lainnya membuatku semakin betah untuk berjelajah di dunia maya.

Dan lewat salah satu situs jejaring sosial facebook lah aku mulai mengenal “dia”. Dia yang kelak membuat duniaku lebih berwarna, dia yang kelak selalu hadir dalam mimpiku, dia yang kelak dengan senyumnya mampu menghilangkan segala lara di hati ini, dia yang kelak menjadi matahari yang sinarnya menghangatkan hati ini, dia adalah Syauqi.- BERSAMBUNG

Setiap kata indah tak sebanding denganmu,
bahkan kata mutiara tak mampu melukiskan keindahanmu,
Siapa kamu?
Kamu masuk dihati, menghiasinya, lalu kamu menguasainya,
ah, biarkan saja aku dikuasai,
biarkan saja aku menjadi budak,
karena menjadi budakmu membuatku bahagia,
apa karena cinta?
apa itu cinta?
aku tidak terlalu mengerti,
yang aku tau, aku hanya ingin melihatmu tersenyum bahagia,
tak mau melihatmu menangis menderita,
-Aufi Syauqi, Sebuah Awalan-

0 Comments:

Post a Comment



By :
Free Blog Templates